SMART Bakal Revitalisasi Produksi Sawit Juli 2010
Direktur Utama SMART Daud Dharsono menguraikan, perseroan tidak akan mengkonversian lahan yang memiliki kandungan karbon tinggi, yaitu tidak mengembangkan lahan gambut dan hutan primer. Selain itu, perseroan pun tidak akan mengjonversi lahan yang memiliki nilai konsentrasi tinggi.
"Untuk itu, jamu akan melakukan perbaikan untuk produktivitas perkebunan inti dan plasma," kata Daud hari ini kepada BEI.
Perseroan juga bakal menerapkan SOP beberapa hal, diantaranya SOP mengenai akuisisi lahan, penyusunan area master planpraktek penanaman, membentuk grievance deparetment, menunjuk tim audit operasi serta program pelatihan karyawan.
"Semuanya ini perseroan lakukan untuk mendapatakan sertifikan RSPO atas seluruh unit operasi yang ada," tegasnya.
| <Bergabunglah dengan Broker Saham eTrading Securities, The Most Powerfull Online Stocks Trading Gallery> |







