JAKARTA, INVESTOR DAILY
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 250 miliar untuk tahun ini. Dana ini akan digunakan untuk membiayai pembukaan sejumlah gerai baru.
Sekretaris Perusahaan Mitra Adiperkasa Joseph Landri mengatakan, pihaknya akan membuka beberapa gerai baru di kota besar, seperti Jakarta, Surabaya dan Pulau Bali. “Pembukaan akan diutamakan untuk gerai-gerai yang memiliki penjualan cukup besar, seperti Zara, Athlete Foot dan Sport Station,” kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.
Pihaknya juga akan membuka sekitar 10-20 gerai Starbucks Coffe, dan 6-10 gerai baru Burger King. Selain itu, perseroan juga berniat mengakuisisi 1-2 merek baru.
Joseph mengatakan, pihaknya akan menggunakan dana kas internal dan fasilitas kredit yang belum terpakai untuk membiayai capex tahun ini. Dana fasilitas kredit yang belum terpakai sekitar Rp 100 miliar, dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (earning before interest, tax, depreciation and amortization/EBITDA) perseroan mencapai Rp 246 miliar per 30 September 2009.
Sementara itu, EBITDA per 31 Desember 2009 diperkirakan meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya. “EBITDA kami kira-kira stabil dan cenderung lebih baik dibandingkan kuartal III-2009,” kata dia.
Menyangkut kinerja keuangan sepanjang 2010, dia menjelaskan, pendapatan dan laba bersih ditargetkan naik sekitar 15-20% dibandingkan realisasi tahun lalu. Adapun kinerja keuangan akhir tahun lalu meningkat signifikan dibandingkan 2008, karena ditopang ekspansi.
Mitra Adiperkasa juga telah melunasi sebagian besar utangnya dalam tranche B senilai Rp 500 miliar.Utang ini terdiri atas denominasi dolar AS senilai US$ 16,5 juta dan yen Jepang senilai JPY 3,47 miliar. Saat ini, perseroan masih memiliki utang tersisa sebesar US$ 30 juta yang akan jatuh tempo pada 2012.
Pada Desember 2009, perseroan menerbitkan Obligasi I Mitra Adiperkasa senilai Rp 229 miliar dan Sukuk Ijarah I Mitra Adiperkasa senilai Rp 135 miliar. Kedua surat utang ini memperoleh peringkat ‘idA+’ dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
<Bergabunglah dengan Broker Saham eTrading Securities,
The Most Powerfull Online Stocks Trading Gallery> |