Menanti G20, IHSG Rebound 1,13%
Mengakhiri perdagangan saham akhir pekan ini Jumat (25/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali semangat menanti hasil dari pertemuan G20.
IHSG berhasil ditutup positif 32,93 poin (1,13%) ke level 2.947,02 ditopang 111 saham menguat, 77 melemah, dan 79 saham stagnan. Sayang, nilai transaksi menipis hanya Rp1,976 triliun dengan volume perdagangan 25,743 miliar. Ternyata, IHSG ditopang penguatan bursa Eropa yang dibuka menguat sebagai antisipasi pertemuan G-20 pada Sabtu (26/6) besok. Indeks FTSE dibuka naik 0,28% ke 5114.29, serta indeks DAX-XE naik 0,36% le 6137,78.
Pengamat pasar modal, David Cornelis menguraikan reboundnya IHSG berkat dukungan bursa Eropa yang dibuka positif ditambah dengan harga minyak dunia yang merangkak naik ke level US$76 per barel. "Hanya Eropa yang mendukung indeks dan tidak ada isu lainnya," ujar David Cornelis, Jumat (25/6).
KTT ke-4 G-20 akan dilangsungkan di Toronto, Kanada pada 26-27 Juni 2010. Para pemimpin dunia yang tergabung dalam negara kelompok G20 itu akan berkumpul guna menyampaikan target mengamankan pemulihan ekonomi.
Hingga sore, saham-saham yang menjadi monorel penguatan IHSG antara lain PT Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp650 ke Rp18.450, PT Eatertaiment International (SMMT) menguat Rp280 menjadi Rp1.400, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terangkat Rp250 ke Rp9,450, PT Bank Mandiri (BMRI) melambung Rp200 menjadi Rp6.000, serta PT Astra International (ASII) naik Rp300 ke Rp48.400.
Sedangkan saham-saham yang melemah dipimpin PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp200 ke Rp37.800, PT Toba Pulp Lestari (INRU) terpuruk Rp120 menjadi Rp660, PT Gudang Garam (GGRM) terkoreksi Rp100 ke Rp33.050 dan PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun Rp50 ke Rp7.950.










